3 Penyebab Tribunnews Bisa Sikut Detik

3 Penyebab Tribunnews Bisa Sikut Detik

3 Penyebab Tribunnews Bisa Sikut Detik - Keberhasilan Tribunnews.com menyalip detik di rangking Alexa cukup mengejutkan publik. Hal ini bukan saja melucuti pamor detik sebagai portal online nomor satu di Tanah Air yang konon kabarnya tidak bisa disenggol. Tapi juga menunjukkan bahwa startegi yang diterapkan Tribun terbilang mumpuni. TRIBUN sendiri menjadi portal berita nomor 1 di Indonesia  terhitung sejak 1 September. Berikut hal-hal yang mendorong keberhasian Tribunews versi tikpat.
1. Membangun Basis Di Daerah
 Berbeda dengan detik yang fokus menggarap segmen online, dan lebih mengutamakan rubrik nasional. Tribun lebih memilih tampil dalam bentuk harian di sejumlah daerah. Setidaknya Tribun network mewadahi kurang lebih 29 surat kabar yang tersebar di 24 kota (Wikipedia). Cara seperti ini bukan hanya mempopulerkan brand Tribun, namun juga membentuk pembaca yang loyal di setiap daerah. 
2. Mengepung dengan Koran dan Online
Kehadiran koran Tribun di sejumlah daerah pada giliranya dapat membantu upaya transformasi Tribun ke ranah digital. Strategi mengepung pembaca dengan tampilan koran dan online tentu saja membuat Tribun lebih dekat dengan pembaca. Dengan basis pembaca yang loyal di daerah, memungkinkan Tribun mendapat "kue" lebih banyak, sekalipun menurut survey Nielsen pada tahun 2014, surat kabar hanya mampu menarik perhatian masyarakat sebanyak 12%. Dilain pihak, detik yang fokus ke ranah online mesti dihadapkan dengan kenyataan, bahwa netizen Indonesia yang berjumlah 88,1 juta, sebagian besar lebih tetarik menjelajah media sosial (79 juta netizen versi We Are Social). Artinya, detik perlu jemput bola ke media sosial, hal yang tentunya juga dilakukan portal berita yang lain, termasuk Tribunews. Tentu saja ini bukan pekara gampang, mengingat survey Nielsen tahun 2014 mendapati kosumsi media via internet hanya 33%. Patut dicatat, media di internet juga termasuk blog yang jumlahnya bahkan lebih banyak ketimbang portal berita. 

3. Menciptakan Nilai Tambah yang Berbeda
Sebagai portal berita, Tribunews memilih cara yang berbeda dari detik, dalam menciptakan nilai bagi pembaca. Bila detik menyodorkan nilai tambah dengan  membuka ruang citizen journalistik (blogdetik), Tribunnews justru memanjakan pembaca dengan lapak jualbeli. Detik sendiri sesungguhnya juga memiliki layanan jual-beli dalam bentuk iklan baris, namun tidak sedinamis dan selengkap layanan jualbeli milik Tribun. Lagi-lagi Tribun diuntungkan oleh basis pembacanya yang terbentuk disejumlah daerah, dimana layanan jual beli Tribun lebih hidup dan menyebar. Keberadaan layanan jual-beli ini diakui atau tidak menjadikan nilai tambah yang terbilang unik bagi pembaca Tribun. Pasalnya bagi pembaca yang jeli ini bisa menjadi ruang untuk mendapatkan profit. Sebaliknya bagi Tribunews layanan jual beli dapat diandalkan ditengah minat baca masyarakat yang terbilang rendah, tidak sampai 1%.

Sumber:  http://www.tikpat.com/artikel/162/3-Penyebab-Tribunnews-Bisa-Sikut-Detik/

Belum ada Komentar untuk "3 Penyebab Tribunnews Bisa Sikut Detik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel