Penyebab Aplikasi Xiaomi Ini Diblokir Google

Aplikasi Quick apps buatan Xiaomi diblokir di Play Store karena dianggap melanggar aturan Play Protect. Berikut penjelasannya.

Penyebab Aplikasi Xiaomi Ini Diblokir Google

Beberapa pengguna melaporkan menerima pesan pop up dari Play Protect yang menyebut aplikasi Quick apps bisa mengumpulkan data-data yang bisa dipakai memata-matai pengguna. Pesan ini muncul saat pengguna mencoba memperbarui aplikasi tersebut lewat updater bawaan Xiaomi.

Tampaknya aplikasi tersebut mulai diblokir oleh Google setelah mendapat pembaruan pada 14 November lalu, demikian dikutip KoranMalam dari Times of India, Rabu (20/11/2019).

Google memang tak menjelaskan alasan pemblokiran tersebut, namun tampaknya hal ini ada kaitannya dengan permintaan izin akses terhadap 55 permission di system-level yang diminta oleh Quick apps pada ponsel penggunanya.

Dalam pernyataannya, Xiaomi menyebutkan kalau mereka sudah berhubungan dengan Google untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka pun meyakinkan kalau aplikasi ini sebenarnya aman untuk digunakan, dan terdeteksi bermasalah karena adanya perubahan algoritma dalam aturan di Play Protect.

Aplikasi yang bermasalah ini sebenarnya sudah pernah tersandung masalah serupa pada April lalu. Kala itu, Quick apps dilaporkan mempunyai izin untuk menginstal aplikasi tak terdaftar tanpa memberi tahu pengguna, merekam data rahasia seperti IMEI, IMSI, dan nomor SIM, bahkan bisa merekam video, audio, dan percakapan penggunanya.

Lebih parahnya, aplikasi ini, baik diberi izin maupun tidak, bakal menampilkan iklan pada lock screen ponsel, browser, dan tempat-tempat lainnya.

Quick apps bukanlah aplikasi yang tersedia di Play Store, melainkan bagian dari ekosistem MIUI milik Xiaomi. Hal tersebut membuat aplikasi tersebut tak bisa di-uninstal dengan mudah.

Namun untungnya Google kini mempunyai Play Protect, yang bakal memindai semua aplikasi yang menggunakan Play Services di ponsel pengguna. Mereka juga baru-baru ini bekerja sama dengan tiga perusahaan keamanan ponsel, ESET, Lookout, dan Zimperium, untuk membuat App Defense Alliance.

Tujuan dibuatnya aliansi ini adalah untuk menyetop aplikasi jahat sebelum diinstal ke ponsel korbannya. Play Protect bakal memblokir atau menotifikasi pengguna jika ada aplikasi yang diduga berbahaya karena melanggar aturan Unwanted Software Policy milik Google.

Sumber: detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel